Main Article Content

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi, Kecelakaan kerja ini biasanya terjadi karena faktor dari pekerja itu sendiri dan lingkungan kerja. PT. Sultra Tuna Samudera kota Kendari mempunyai potensi bahaya dapat kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, dan pencemaran yang dapat menyebabkan kerugian pada karyawan serta lingkungan sekitar yang memiliki risiko-risiko yang berbahaya. Berdasarkan survey awal di lakukan pada tanggal 7 April 2018 terdapat 23 kasus kecelakaan kerja, Perusahaan ini memproduksi kemasan udang, ikan, dan gurita dalam skala yang besar yang dapat menimbulkan resiko kecelakaan, pada saat melakukan produksi seperti pemilahan, karyawan
rata-rata teriris pisau dan jari terpotong hal ini kerana proses pengerjaan pemilahan ikan di lakukan secara cepat, selain itu resiko penggunaan alat tajam seperti pisau memiliki risiko berbahaya yang cukup tinggi. Tujuan penelitian untuk hubungan lingkungan kerja dan risiko bahaya dengan kejadian kecelakaan kerja. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam Penelitian ini adalah semua karyawan yang bekerja di PT Sultra Tuna Kota Kendari adalah sebanyak 62 orang, Sampel penelitian adalah semua karyawan yang bekerja di PT Sultra Tuna Kendari adalah sebanyak 39 orang.Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi Square X2 hitung>X2 tabel (8.763>3,841), maka H0 ditolak lalu di lanjutkan uji keeratan hubungan diperoleh nilai phi = 0,528 yang artinya ada hubungan kuat antara lingkungan kerjadengan kecelakaan kerja. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi Square diperoleh nilai X2 hitung>X2 tabel (5,232 > 3,841), maka H0 ditolak lalu di lanjutkan uji keeratan hubungan diperoleh nilai phi =0,431 yang artinya ada hubungan sedang Risiko Bahaya dengan kecelakaan kerja. Sebagai bahan masukan untuk PT. Sultra Tuna Kendari agar meningkatkan pengetahuan kepada karyawan tentang kesehatan dan keselamatan kerja dengan melakukan pengawasan dan pelatihan
keselamatan dan kesehatan kerja.

Keywords

Lingkungan Kerja, Risiko Bahaya, Kecelakaan Kerja

Article Details

References

  1. 1. A.M. Sugeng Budiono. 2005. Pengenalan Potensi Bahaya indisutrial
  2. dan Analisa Kecelakaan kerja. (Dalam Artikel) Depnakertrans.
  3. 2. Asfian, Pitrah. 2012. Dasar-Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
  4. Kendari
  5. 3. Budiono,Dkk. 2008. Bunga Rampai Hiperkes dan Keselamatan Kerja.
  6. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  7. 4. Bryan Alfons. 2013. Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Pembangunan Ruko Orlens Fashion Manado; Fakultas
  8. Teknik, Jurusan Sipil, Universitas Sam Ratulangi; Jurnal Sipil Statik
  9. 5. Dewi Transiska. 2015. Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Faktor Manusia
  10. Terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja Karyawan Pada Pt. Putri Midai Bangkinang Kabupaten Kampar; Fakultas Ekonomi Dan Jurusan Manajemen Universitas Riau Pekanbaru, Vol 2 No. 1.
  11. 6. Dian Palupi dan Sari, Resti Prima Dyan. 2015. Analisis Kecelakaan Kerja
  12. Dengan Menggunakan Metode Hazard And Operability Study (Hazop). Jurnal Universitas Muhammadiyah Malang
  13. 7. Hidayat, A.A. 2007, Metode Penelitian Keperawatan dan teknik Analisa
  14. Data,.Penerbit Salemba medika.
  15. 8. ILO, 2013. Keselmatan dan Kesehatan Kerja (Edisi ke 5 ed.). Indonesia.
  16. 9. Irianto. 2013. Ilmu Kesehatan Masyarakat, Alfabeta, Bandung.10. Machfoedz, 2010, Statistik Deskriptif, Fitramaya, Yogyakarta.
  17. 11. Mangkunegara, 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan.
  18. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  19. 12. Kemenaker RI. 1993. Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI. No. Kep.
  20. 463/MEN/1993 Tentang keselamatan dan kesehatan kerja Jakarta;
  21. Kemenaker RI.
  22. 13. Novi. D. 2017. Pengaruh Keselamatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
  23. Melalui Lingkungan Kerja (Studi Pada Divisi Industri PT. Barata Indonesia
  24. Gresik); Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya
  25. 2; Jurnal Ilmu Manajemen Volume 5 Nomor 1.
  26. 14. Notoatmodjo,S. 2002, Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta,
  27. Jakarta.
  28. 15. Notoatmodjo S, 2011. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
  29. 16. Nugroho. 2016. Penilaian Risiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerja
  30. Bongkar Muat Petikemas Di PT X Surabaya. Skripsi. Surabaya: Fakultas
  31. Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.
  32. 17. Sugeng Budiono. 2005. Pengenalan Potensi Bahaya indisutrial dan Analisa Kecelakaan kerja. (Dalam Artikel) Depnakertrans.
  33. 18. Ramli, Soehatman. Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja
  34. OHSAS 18001. Jakarta : Dian Rakyat, 2010.
  35. 19. Ratnasari, 2009. Analisis Risiko Keselamatan Kerja Pada Proses Pengeboran Panas Bumi Ring Darat PT. Apexindo Pratama Duta. Fakultas
  36. Kesehatan Masyarakat. Depok
  37. 20. Rinanti, Enggar, 2013. Penerapan Hazard Identification and Risk
  38. Asessment (HIRA) Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Di
  39. Bagian Produksi PT Hanil Indonesia Boyolali. Surakarta : Faultas Kesehatan
  40. Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  41. 21. Rizki Amalia. 2014. Identifikasi Bahaya Kecelakaan Unit Spinning I
  42. Menggunakan HIRARC di PT. Sinar Pantja Djaja, Jurnal, Universitas
  43. Negeri Semarang.
  44. 22. Rivai, Veithzal, 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk
  45. Perusahaan :dari Teori Ke Praktik, Edisi Pertama, Penerbit PT. Raja
  46. Grafindo Persada, Jakarta.
  47. 23. Setiadi. (2007). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta : Graha Ilmu.
  48. 24. Suma’mur P.K,1988. Hygene Perusahaan dan Kesehatan Kerja.CV
  49. Haji Masagung. Jakarta.25. Suma’mur. 2009. Hiegiene Perusahaan dan Keselamatan Kerja. Jakarta : CV Sagung Seto.
  50. 26. Suma’mur. 2010. Hygiene perusahaan dan kesehatan kerja (Hiperkes). Jakarta: CV Sagung Seto.
  51. 27. Sulhinayatillah. 2017. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian
  52. Kecelakaan Kerja Pada Karyawan Bagian Produksi di PT. PP London
  53. Sumatra Indonesia Tbk, Palangisang Crumb Rubber Factory, Bulukumba
  54. Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan
  55. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Sulawesi Selatan 2017
  56. 28. STIKES Mandala Waluya. Pedoman Penulisan Skripsi, Kendari 2018.
  57. 39. Tarwaka, 2008. Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Surakarta : Harapan
  58. Press.
  59. 30. Triwibowo, C dan Pusphandani, ME. 2013. Kesehatan Lingkungan dan K3. Yogyakarta: Nuha Medika.
  60. 31. Vesta R. 2012. Gambaran Persepsi Pekerja Tentang Risiko Kecelakaan
  61. Kerja Di Departemen Produksi Dan Utility Pt. Wilmar Nabati Indonesia
  62. Dumai Tahun 2012. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Medan
  63. 32. Wentz, Charles A. 1998. Safety Health And Environmental Protection.
  64. International Editions 1999. Penerbit McGraw-Hill Book Co Singapore.
  65. 33. Wibisono, Faizin Wahid. (2013). "Analisis Dan Implementasi Accesspoint Pada Pt. Selaras Citra Terabit Menggunakan Software The Dude". Skripsi. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan komputer, Amikom. Yogyakarta.
  66. 34. Woro Riadina. 2007. Kecelakaan Kerja Dan Cedera Yang Di Alami Oleh
  67. Pekerja Industri Di Kawasan Industry Pulau Gadung Jakarta. Makara
  68. kesehatan voleme 11 no.1 hal 25-31.