Main Article Content

Abstract

Air Susu Ibu ekslusif adalah pemberian ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan, cakupan pemberian ASI ekslusif khususnya di Puskesmas Poleang mengalami penurunan, beberapa faktor penyebabnya seperti pengetahuan, pekerjaan dan dukungan keluarga.Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui faktor-faktor yang behubungan dengan pemberian ASI Ekslusif pada bayi.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Cross Sectional Study.Populasi adalah semua ibu yang memiliki bayi 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Poleang pada periode Januari-Maret Tahun 2018 sebanyak 78 orangdan sampel sebanyak 38 orang yang diambil secara cluster sampling.Metode analisis menggunakan uji chi-square dan uji keeratan hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwadari 38 responden, terbanyak adalah bukan ASI ekslusif 52,6% dan ASI Ekslusif yaitu 47,4%. Kemudian 57,9% yang bekerja dan 42,1% tidak bekerja.
Selanjutnya 55,3% dukungan keluarganya kurang dan 44,7% dukungan keluarganya cukup. Hasil uji chi-square diperoleh nilai p=0,010 (pengetahuan), p=0,003 (pekerjaan), p=0,000 (dukungan keluarga) sehingga disimpulkan ada hubungan pengetahuan, pekerjaan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI ekslusif pada bayi. Saran dalam penelitian ini adalah bagi Puskesmas Poleang agar menentukan Kebijakan pemberian ASI Ekslusif dengan melibatkan peran keluarga.Bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Poleang agar melakukan sosialisasi tentang
ASI Ekslusif. Bagi ibu yang memiliki bayi agar dapat memberikan ASI saja pada bayi usia 0-6 bulan. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengkaji faktor lain penyebab ketidakberhasilan pemberian ASI Ekslusif pada bayi.

Keywords

Pemberian ASI Ekslusif, Pengetahuan, Pekerjaan, Dukungan Keluarga

Article Details

References

  1. 1. Anita C. C. Tengker, John Wantani, Martha Korompis. Hubungan Antara
  2. Pengetahuan Ibu,Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Dukungan Keluarga Dan
  3. Dukungan Petugas Dengan Pemberian Asi Ekslusif 6 Bulan di Wilayah Kerja
  4. Puskesmas Pangolombian Kecamatan Tomohon Selatan. Skripsi. Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi Manado. Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
  5. 2. Chomaria. Panduan Terlengkap Pasca Melahirkan, Penerbit Ziyad Visi Media. Jakarta. 2013.
  6. 3. Dahlan, dkk. Hubungan Status Pekerjaan Dengan Pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Jurnal. Program Diploma III Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang.
  7. Profesi Keperawatan UniversitasMuhammadiyah Semarang. http://jurnal.unimus.ac . id. 2014.
  8. 4. Damayanti, D.S. Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Ekslusif Pada Ibu Bekerja Sebagai Tenaga Keperawatan di Rsud Pasar Rebo Tahun 2010-2011. Jurnal Ilmiah kesehatan. 7(1); Januari 2015.2015.
  9. 5. Destriatania S, Judhiastuty F, Fatmah. Sikap Ayah dan Jumlah Anak serta
  10. Praktik Air Susu Ibu Eksklusif. J Kesehatan Masyarakat Nasional. 2013.8(5):229–34.
  11. 6. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Profil Kesehatan Sulawesi
  12. Tenggara Tahun 2016. Dinas Kesehatan Sultra. Kendari. 2017.
  13. 7. Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana. Profil Kesehatan Kabupaten Bombana Tahun 2016. Dinkes Kabupaten Bombana. 2017
  14. 8. Fikawati S., dkk., Gizi Ibu dan Bayi. Jakarta : Rajawali Press. 2016.
  15. 9. Friedman. Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Gosyen Publishing. 2010.
  16. 10. Idrus. Menyusui, PT. Grafika Multi Warna. Jakarta. 2013.
  17. 11. Irianto, D. P. Pedoman Gizi Lengkap Keluarga dan Olahragawan, Yogyakarta, ANDI. 2017.
  18. 12. Juherman YN. Pengetahuan, Sikap, dan Peranan Ayah terhadap Pemberian ASI eksklusif. Institut Pertanian Bogor. 2008.
  19. 13. , H.L., Sadock, B.J dan Grebb, J.A. Sinopsis Psikiatri Klinik. Edisi 7. Jilid II.
  20. Jakarta : Binaputra. Aksara. 2012.
  21. 14. Keliat B.A, Peran serta Keluarga dalam Perawatan Klien Gangguan Jiwa. Jakarta: EGC.
  22. 15. Kemenkes RI, Peraturan Pemerintah RI No 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Ekslusif. Jakarta. 2012.
  23. 16. Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Dit. Gizi Masyarakat-
  24. Kemenkes RI.2017.
  25. 17. Kholid, A., Promosi Kesehatan dengan Pendekatan Teori Perilaku, Media dan Aplikasinya untuk Mahasiswa dan Praktisi Kesehatan. Jakarta: Rajawali
  26. Pers. 2015.
  27. 18. Kusumawati, D.A. Korelasi Faktor Sosio Demografi Dengan Pelaksanaaai
  28. Pemberian ASI Eksklusif di Kabupaten Kudus. JIKK. Vol. 5. No. 2 Juli 2014 :
  29. 6A-69. 2014.
  30. 19. Lestari D., Reni Zuraida, TA. Larasati. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Air Susu Ibu dan Pekerjaan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Fajar Bulan. Skripsi. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas
  31. Lampung. Email :desfi.lestari66@yahoo.com. 2013.
  32. 20. Maryunani, Ilmu Kesehatan Anak dalam Kebidanan, Trans Info Media, Jakarta. 2014.
  33. 21. Mubarak, Promosi Kesehatan untuk Kebidanan, Jakarta: Salemba Medika, 2013.
  34. 22. Notoadmodjo, S., Ilmu Perilaku dan Pendidikan Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta, 2012.
  35. 23. Puskesmas Poleang. Profil Puskesmas Poleang. Kabupaten Bombana. 2017. 24. Rahayu S dan Apriningrum N. Faktor - Faktor Yang Berhubungan Pemberian Asi Ekslusif Pada Karyawati Unsika Tahun 2013. Jurnal Ilmiah Solusi. Vol. 1 No.1 Januari – Maret 2014: 55-63. 2014.
  36. 25. Riduwan. Skala Pengukuran Variabel- Variabel Penelitian. Bandung : Alfabet. 2015.
  37. 26. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI. 2013.
  38. 27. Sherriff N, Hall V, Panton C. Engaging and supporting fathers to promote breast feeding: A concept analysis. Midwifery [Internet]. Elsevier. 2014. 30(6):667–77. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.midw.2013.07.014.
  39. 28. Sugiyono, Statistik Non Parametris Untuk Penelitian. Bandung : Alfabet. 2015.
  40. 29. Suprajitno. Asuhan Keperawatan Keluarga : Aplikasi dalam Praktik.
  41. Jakarta: EGC. 2011.
  42. 30. Thatit, S., Hubungan antara pengetahuan dan peran ayah dalam pemberian ASI eksklusif di Kelurahan Kemijen Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang. Jurnal. Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, 2015.
  43. 31. Wahyu. Masalah Gizi Mutakhir di Indonesia, Pertemuan Ilmiah Nas Detetic II : Bandung. 2014.
  44. 32. Wahyuni E. Gambaran Dukungan Suami Dalam Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Turi Sleman Yogyakarta. Program Studi Kebidanan (D-3) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. 2017.
  45. 33. Wawan, A dan Dewi, M. 2010. Teori dan Pengukuran Pengetahuan , Sikap dan. Perilaku Manusia. Yogyakarta : Nuha Medika.
  46. 34. World Health Assembely Resolution. Family Support key to Breastfeeding. http://www.waba.org.my/whatwedo/mensinitiative/pdf/familysupportirishhealth. pdf. 2010.
  47. 35. Pemberian ASI Ekslusif pada Bayi, Http:www.who,co.id. 2014.