Main Article Content

Abstract

Berdasarkan data awal di puskesmas Onemay Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi diketahui survey pada 10 lansia di Kelurahan Onemay dengan kejadian hipertensi diperoleh data 7 dari 10 lansia tersebut mengatakan bahwa penyakit hipertensi yang diderita sebagian besar dipengaruhi pola makan, perilaku olahraga dan stress. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan, perilaku olahraga dan stress dengan kejadian hipertensi pada lansia di kelurahan Onemay Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan obseravsional yang menggunakan rancangan cross sectional study, populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang ada di Kelurahan Onemay Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi pada tahun 2018 yaitu sebanyak 127 orang dan sampel sebanyak 56 orang yang diambil secara simple random sampling. Metode analisis menggunakan uji chi square dan uji phi serta uji fisher teks.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia nilai x² (6,125) μ= 0,370, serta p value >0,05 maka ada hubungan sedang antara perilaku olahraga dengan kejadian hipertensi pada lansia nilai x² hit (6,163) μ= 0,372, serta pvalue > 0,05 maka ada hubungan sedang antara stress dengan kejadian hipertensi pada lansia nilai x² hit (6,125) μ=0,370 serta p value > 0,05. Saran dalam penelitian ini adalah bagi seluruh lansia agar selalu mengkomsumsi makanan yang sehat dan rutin melakukan olahraga serta mengendalikan stress dan mengetahui pola makan yang sehat. Oleh sebeb itu diharapkan kepada kepala puskesmas Onemay dapat melakukan penyuluhan terhadap masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat, perilaku olahraga secara rutin dan pengendalian stress dalam kejadian hipertensi.

Keywords

Kejadian Hipertensi, Pola makan, Perilaku Olahraga dan Stres di Kelurahan Onemay Kec. Tomia Kab.Wakatobi

Article Details

References

  1. 1. Almatsier, S, 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  2. 2. Amelia, W, R, 2009. Hubungan Pola Makan, Aktifitas Fisik, Dan Status Gizi Dihubungkan Dengan lemak Tubuh Pada Pramusaji Unit Pelayanan Gizi Gedung A RSUPN Dr.Cipto Mangunkusumo. Jakarta
  3. 3. Amir, N, 2002. Diagnosa dan Penatalaksanaan Depresi Pasca Strok, (Sitasi 26 Oktober 2012).
  4. 4. Ariani, D., 2000. Hubungan Antara Religiusitas Dengan Tingkat Stress Pada Penyandang Cacat Fisik: Jurnal Promkes, Vol. 1, No. 2 Desember 2013: 111-117. Diakses pada tanggal 29 Juni 2016.
  5. 5. Aris,S. 2007. Mayo Clinic hipertensi, mengatasi tekanan darah tinggi. Jakarta: PT Intisari Mediatma.
  6. 6. Artyaningrum, 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Yang Berobat Di Poliklinik Dewasa Puskesmas Bangkiang Periode Januari Sampai Juni 2008. Http://yayanakhyar.wordpress.com
  7. 7. Brunner dan Suddarrth, 2012. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, Edisi 8 Volume 2. Jakarta: ECG. Diakses pada tanggal 29 Mei 2016.
  8. 8. Choirun, A, 2014. Gambaran Pola Makan Pada Penderita Hipertensi Yang Menjalankan Rawat Inap Di RSUD
  9. Syarifah Ambami Ratoebu Kabupaten Bangkalan-Mandura.
  10. 9. Dalimartha, et. al. 2008. Care your self hipertensi. Jakarta: Penerbar Plus.
  11. 10. Danang S, 2011. Analisis Untuk Peelitian Kesehatan.Yogyakarta
  12. 11. Diakses pada tanggal 29 Juni 2016. URL:http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/60289.
  13. 12. Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (DINKES PROV.SULTRA), 2016.
  14. 13. Profil Kesehatan Sulawesi Tenggara Tahun 2016.
  15. 14. Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi (DINAS KAB.WAKATOBI) tahun 2016.
  16. 15. Profil Kesehatan Kabupaten Wakatobi Tahun 2016.
  17. 16. Endang, T, 2014. Pelayanan Keparawatan Bagi Penderita Hipertensi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  18. 17. Farapti dan Sayogo, S, 2014. Air kelapa Mudah Pengaruhnya Terhadap Tekanan Darah. Jurnal IAI. Vol 41 No. 12. Diakses pada tanggal 20 Juni 2016.
  19. 18. Gunawan, L. 2001. Hipertensi Tekanan Darah Tinggi. Yogyakarta: Kanisius.
  20. 19. Hawari, H.D. 2011. Manajemen Stress, Cemas Dan Depresi. Jakarta : Balai Penerbit FKUI.
  21. 20. Hidayat, 2009. Menciptakan Pola Makan Sehat. http://oursani. Com Online Jumat, tanggal 16 Agustus 2015
  22. 21. Indrawati, I, 2009. Hubungan Pola Kebiasaan Komsumsi Makanan masyarakat Miskin Dengan Kejadian
  23. Hipertensi Di Indonesia, Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan.Vol.XIX. No. 4.
  24. 22. Khomasan, 2012. Perlunya pola Makan Sehat. Jakarta.
  25. 23. Mahmasani S, 2016. Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Diposyandu Mawar.Yogyakarta.
  26. 24. Mamoto,F, 2012. Hubungan Antara Asupan Natrium Dan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Poliklinik Umum Di Puskesmas Tumaratas Kecamatan Langowan Kabupaten Minahasa: 1-6
  27. 25. Maria, g, 2012. Hubungan Asupan Natrium Dan Kalium Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di unit Rawat Jalan Di Rumah Sakit Guido Valadares Di Timor Leste: 1-15
  28. 26. Mellisa, K, A, 2013. Hubungan Antara Perilaku Olahraga, Stress, Dan Pola Makan Dengan Tingkat Hipertensi Pada Lanjut Usia Di Posyandu Lansia kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya.
  29. 27. Muhammadun, As, 2010. Hidup Bersama Hipertensi Seringan Darah Tinggi Sang Pembunuh Sekejap.Yogyakarta: In-Books.
  30. 28. Muhadi, 2016. “JNC 8: Evidence-based Guideline Penanganan pasien hipertensi dewasa”. Terdapat dalam situs http://www.Kalbemed.com/p0rtals/6/19_236 Analisis- JNC% 208- Evidencebased%20 Guideline%20
  31. Penanganan%20 pasien %20Hipertensi%20 Dewasa.pdf.
  32. 29. Notoadmojo, S, 2010. Kesehatan Masyarakat Dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta.
  33. 30. Patricia N, 2016. Hubungan Komsumsi Makanan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Dipuskesmas Ranomuut Kota Manado Tahun 2016; Journal Keperawatan Vol. 4, No. 1, Mei. Diakses pada 16 Maret 2017.
  34. 31. Paradono, 2013. Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi.
  35. 32. Unit puskesmas daerah puskesmas onemay, 2016. Data penyakit hipertensi di puskesmas onemay.
  36. 33. Ramayuli, 2010. Menu Dan Resep Untuk Penderita Hipertensi. Jakarta: Penerbit Plus.
  37. 34. Rawasiah,A.B, 2014. Hubungan Faktor Konsumsi Makanan Dengan Kejadian Hipertensi Pada lansia dipuskesmas Pattinggaloang. makassar.
  38. 35. Redaksi Agro Media. 2009. Solusi Sehat Mengatasi Hipertensi. Jakarta: PT Agromedia Pustaka.
  39. 36. Retno pangastuti, 2014. Pola makan dan komsumsi alkohol sebagai faktor risiko hipertensi pada lansia Tahun 2014; Jurnal Gizi Klinik Indonesia vol. 8, No. 4, April: 202-212. Diakses pada tanggal 15 juni 2017
  40. 37. Robinson, dan saputra, 2014. Hipertensi Tekanan Darah Tinggi. Yogyakarta: Kanisius.
  41. 38. Rohaendi, 2008. Care You Self Hipertensi. Jakarta Plus.
  42. 39. Sangadji Dan Nurhayati, 2014. Hipertensi Pada Pramusaji Bus Trans Jakarta Di PT Bianglala Metropolitan Tahun 2013 BIMKMI, VOL. 2. No. 2,Hlm 1-10.
  43. 40. Santoso, 2016. Pola Makan Dan Hipertensi,(Online) http://santoso.com/2010/05/27/gizi-untukpenderita-
  44. hipertensi/dakses pada tanggal 1 juli 2016.
  45. 41. Saraswati, 2013. Hipertensi, Cara Mendeteksi Dan Mencegah Tekanan Darah Tinggi Sejak Dini. PT Bhuana Ilmu populer: Jakarta.
  46. 42. Sugiyono, 2010. Metode Penelitian Kualitataif Kuantitatif Dan R dan D. Bandung: Alfabeta.
  47. 43. Suhadak, 2010. Pengaruh Pemberian Teh Rosella Terhadap Penurunan Tekanan darah Tinggi Pada Lansia Di Desa Windu Kecamatan Karang Binangun Kabupaten lamongan. BPPM STIKES Muhammadiyah Lamongan.
  48. 44. Sustrani, dan lanny, 2012. Hipertensi.Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  49. 45. Sutanto, 2012. Cekal (Cegah & Tangkal) Penyakit Moderen. Yogyakarta.
  50. 46. Solehatul M, 2015. Hubungan Gaya Hidup Dan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Kelurahan Sawangan Baru Kota Depok ; Jurnal Biomedika, Vol.7, No. 2, Agustus. Diakases pada tanggal 13 juni 2016
  51. 47. Sony, A, W, 2015. Hubungan Pola Makan Dengan Tingkat Kejadian Hipertensi Pada lansia Di dusun 14 Sungapan Tirtorahayu Galur Kulon Progo Yogyakarta.
  52. 48. Sri, A, 2014. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Pada Lansia Diatas Umur 65 Tahun ; jurnal kesehatan komunitas, Vol. 2, No. 4, Mei. Diakses pada tanggal 23 Agustut 2016
  53. 49. Wolf, 2010. Gizi Lanjut Usia. Jakarta: Erlangga.
  54. 50. Yanita, N, I, S, 2017. Berdamai dengan Hipertensi. Jakarta: Bumi Medika.