Main Article Content

Abstract

Data yang diperoleh dari Puskesmas Rarowatu tahun 2016 penyakit hipertensi menempati urutan ketiga dari kasus penyakit tertinggi sebanyak 14,75%, tahun 2017 meningkat menjadi urutan kedua dari 10 besar penyakit sebanyak 15,48% dan tahun 2018 Januari sampai Maret sebanyak 15,85%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor risiko kejadian hipertensi pada laki-laki usia 45 tahun keatas di Puskesmas Rarowatu Kabupaten Bombana. Jenis penelitianini adalah penelitian analitik dengan rancangan case control, populasi adalah seluruh pasien yang berobat di Puskesmas Rarowatu periode Januari sampai Maret tahun 2018 yang telah di diagnose oleh dokter menderita hipertensi berjumlah 68 orang dengan jumlah sampel kasus40 orang dan kontrol 40 orang.Teknik pengambilan sampel menggunakan Acidental Sampling, Metode analisis menggunakanUjiOdds Ratio. Hasil penelitian menunjukkanbahwakebiasaanmerokok merupakan faktor risiko terhadap kejadian hipertensi pada lakilakiusia45 tahunkeatas(OR= 3,889; CI= 95%), konsumsi kopi merupakan factor risiko terhadap kejadian hipertensi pada laki-laki usia 45 tahun keatas (OR=2,513;CI=95%) dan riwayat keluarga merupakan factor risiko terhadap kejadian hipertensi pada laki-laki usia 45 tahun keatas (OR= 4,210; CI= 95%). Diharapkan kepada Puskesmas Rarowatu agar sering melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat terutama pada penderita hipertensi agar rutin melakukan pemeriksaan di Puskesmas dan menganjurkan untuk menjaga pola hidup sehat, mengurangi kebiasaan merokok serta mengkonsumsi makanan yang seimbang.

Keywords

Hipertensi, Merokok, Kopi, Riwayat Keluarga

Article Details

References

  1. 1. Kurnianingtyas, BintariFajar. (2017). Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Siswa Sma Di Kota Semarang Tahun 2016.Jurnal Kesehatan Masyarakat (e- Journal) Volume 5, Nomor 2, April 2017
  2. (ISSN: 2356-3346)
  3. 2. Heriziana. (2017).Faktor Resiko Kejadian Penyakit Hipertensi Di Puskesmas BasukiRahmat Palembang. JurnalKesmas Jambi (JKMJ). Vol.1, No.1, Maret 2017
  4. 3. Riset Kesehatan Dasar, 2007, Jakarta
  5. 4. Elvivin.(2015). Analisis Faktor Risiko Kebiasaan Mengkonsumsi Garam, Alkohol, Kebiasaan Merokok dan Minum Kopi TerhadapKejadian Hipertensi Pada Nelayan SukuBajo di PulauTasipi Kabupaten Muna Barat Tahun 2015.Skripsi.Universitas Halu Oleo Kendari.
  6. 5. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara 2017, Profil Kesehatan, Kendari
  7. 6. Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, 2017, Profil Kesehatan, Bombana
  8. 7. Profil Puskesmas Rarowatu, 2017
  9. 8. Ruus, Monica. (2015). Hubungan Antara Konsumsi Alcohol dan Kopi dengan Kejadian Hipertensi Pada Laki-Laki Di DesaOngkawDua Kecamatan Sinonsa yang Kabupaten Minahasa Selatan. Skripsi.Universitas Sam Ratulangi Manado
  10. 9. Daisy Tri Anggraini Santoso (2014), Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Laki-Laki berusia 40-65 Tahun Di PuskesmasBitung Barat Kota Bitung.Skripsi.Universitas Sam Ratulangi Manado
  11. 10. Evi Kurniawaty (2014), Pengaruh Kopi terhadap Hipertensi.Jurnal Majority |Volume 5 | Nomor 2| April 2016.6-10
  12. 11. Narayana IPA, 2013, Gambaran Kebiasaan Merokok dan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat Dewasa Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekutatan I Tahun 2013, vol 4 no 2 (2015):e-Jurnal Medika Udayana,p-
  13. ISSN 2303-1395
  14. 12. Aula, L. E, Stop Merokok, Jogjakarta: Gara Ilmu, 2010
  15. 13. Wahyuni, 2013, Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Kelompok Lansia di Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung Tahun 1997. Skripsi Kesehatan Masyarakat. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia
  16. 14. Simon 2012, What is Blood Pressure?, Harvard Medical School, Physician Massachussets General Hospital
  17. 15. Susalit, E dkk. (2005). Buku Ajar Ilmu Penyakit dalam II. Jakarta : Balai penerbit FKUI.)
  18. 16. KartikaW,A, Aktifitas Fisik dan Merokok (Prevalensi dan Determinan Hipertensi Pada Pasien Puskesmas di Jakarta Utara Tahun 2007, Skripsi, Universitas Indonesia. Diakses pada tanggal 15 Oktober 2013, dari http://www.fkm.ui.ac.id
  19. 17. Sigarlaki, HJO. (2008). Faktor-Faktor Resiko Penderita Hipertensi di RSU FKUKI. Jakarta: Program Studi Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat