Main Article Content

Abstract

Berdasarkan laporan pencapaian kinerja RSUD Kab. Buton Utara pada tahun 2017 masih belum memenuhi standar, hal ini terlihat dari hasil Indikator Rawat Inap Tahun 2017 BOR 5,78 % nilai standar 60 – 85 %, ALOS 3 Hari standar normal 6 – 9 hari , TOI 15 Hari standar normal 1- 3 hari, BTO 15 Kali. Standar normal 40 – 50 pertahun.Dari hasil observasi awal dari beberapa petugas kesehatan bahwa konflik yang sering terjadi di RSUD Kab. Buton Utara adalah dalam melakukan pekerjaan dimana ada yang mauterlibat dan ada juga yang tidak mauterlibat karena alasan tugasmasing-masing sehingga dapat menimbulkan terjadinya konflik, system imbalan yang tidak jelas, konflik antara petugas dengan pasien,.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan manajemen konflik terhadap kinerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kab.Buton Utara.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional, menggunakan desain dan
pendekatan Cross Sectional Study.Populasi, yakni pegawai rumah sakit 215 orang.B esar sampel 68 orang menggunakan Slovin Formula dengan teknik pengambilan sampel secara Proportional Random Sampling. Untuk mengetahui hubungan menggunakan uji Chi Square dan uji Phi(Φ).Hasil uji statistik diperoleh ada hubungan sedang antara Kompetisi dengan kinerja petugas X2 hitung > X2 tabel (6,271>3,841) Phi(Φ)=0,304, ada hubungan sedang kolaborasi dengan kinerja petugas (7,070>3,841),Phi(Φ)=0,322, ada hubungan kuat kompromi dengan kinerja petugas (9,392>3,841),Phi(Φ)=0,527 Hubungan Kuat, ada hubungan sedang menghindar dengan kinerja petugas (6,451>3,841),Phi(Φ)=0,308, tidak ada hubungan mengakomodasi dengan kinerja petugas nilai X2 hitung < X2 tabel (3,024<3,841).

Keywords

Manajemen Konflik, Kompetisi, Kolaborasi, Kompromi, Menghindar, Mengakomodasi, Kinerja

Article Details

References

  1. 1. Sanjaya, F 2012.Peran Moderasi kecerdasan Emosi Pada Stres Kerja. Jurnal Dinamika Manajemen.
  2. 2. As’ad. (2005).Psikologi industri.Yogyakarta : Liberty
  3. 3. Hamali, Arif Y. 2016. Pemahaman Manajemen Sumber Daya Manusia.PT Buku Seru.Jakarta.ISBN : 978-602-9324-77-8.
  4. 4. Adams,S.,Lambert,D.2006.Earth Science: AnIllustrated Guideto Science. New York: Chelsea House
  5. Publishing.
  6. 5. Pemerintah Kabupaten Buton Utara. Profil Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton Utara
  7. Tahun 2017.
  8. 6. Notoatmodjo, S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. 2012.
  9. 7. Hong,J. (2005). Conflict management in an ageofglob alization: Acomparison of intracultural an
  10. dintercultural conflicttmanagement strategies between Koreansand Americans. GlobalMedia Journal.Volume4, 1-30
  11. 8. Marquis, B.L., &Huston.C.J. (2003). Leadership roles and management functionsin nursing: theoryand application. Jakarta:EGC
  12. 9. Wartini,Sri.2015.Strategi Manajemen Konflik Sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Team work
  13. Tenaga Kependidikan. Jurnal. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
  14. 10. Yazdanifard,R,&Huan, L.J.(2012). The differen ceofcon flict management styles and conflictre solution inworkplace. Busines & Enterpreunership
  15. 11. Yeung,D. Y., Fung, H. H., &Chan,D. (2015). Managingcon flictatwork: comparison between younger and older managerial employees. International Journalof Conflict Management.Vol. 26 Iss3, 342-364.
  16. 12. Ivancevich,J.M.,Konopaske,R.,&Matteson,M.T.(2005). Organizational behavior and management, seventhedition. Jakarta:Erlangga
  17. 13. Hendel,T,Fish,M,&Galon,V.(2005). Leadership style and choiceo fstrategy in conflict management among Israel in ursemanagers ingeneral hospitals. JournalofNursing Management,13, 137-146.
  18. 14. Wahyudi. 2008. Manajemen Konflik Dalam Organisasi. Edisi 2.Jakarta : lvabet