Main Article Content

Abstract

Pengetahuan, sikap, dan kebiasaan yang dilakukan masyarakat sehari-harinya dalam mencegah terjadinya DBD. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara pendahuluan didapatkan penyebab peningkatan angka kejadian DBD antara lain adalah kondisi lingkungan yang tidak bersih, pemukiman rumah yang padat, dan perilaku masyarakatnya yang belum sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan metode Cross Sectional Study. Dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam Penelitian ini penelitian ini adalah 335 KK di Desa Aepodu Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan, Sampel penelitian 77 KK.Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi Square
X2 hitung>X2 tabel (18,190>3,841), maka H0 ditolak lalu di lanjutkan uji keeratan hubungan diperoleh nilai phi = 0,486 yang artinya ada hubungan sedang antara pengetahuan dengan Kejadian DBD. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi Square diperoleh nilai X2 hitung>X2 tabel (8,494> 3,841), maka H0 ditolak lalu di lanjutkan uji keeratan hubungan diperoleh nilai phi =0,332 yang artinya ada hubungan sedang sikap dengan kejadian DBD. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi Square X2 hitung>X2 tabel (11,771>3,841), maka HO ditolak lalu di lanjutkan uji keeratan hubungan diperoleh nilai phi =0,390 yang artinya ada hubungan sedang antara tindakan dengan kejadian DBD Di harapkan kepada masyarakat Desa Aepodu untuk bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit demam berdarah dengue dengan melakukan pencegahan seperti 3M plus, menggunakan kelambu saat tidur dan selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Keywords

Kejadian DBD, Pengetahuan, Sikap dan Tindakan

Article Details

References

  1. 1. Widoyono. 2011. Penyakit Tropis : Epidemiologi, Penularan, Pencegahan, dan Pemberantasannya. Jakarta: Erlangga;
  2. 2. World Health Organization. 2015. Dengue and Dengue Haemorrhagic Fever. Fact Sheets WHO.
  3. 3. Kemenkes RI, 2018, Tata laksana DBD di Indonesia, Depkes RI, Jakarta
  4. 4. Dinkes Provinsi Kendari . 2018. Profil dinas kesehatan provinsi kendari tahun2017, Kendari.
  5. 5. Dinkes Kabupaten Konsel,. 2018. Profil dinas kabupaten Konawe Selatan.
  6. 6. Puskesmas Konda. 2018. Laporan Bulanan Sistem Surveilans Terpadu Puskesmas Konda Tahun 2018. Kabupaten Konawe Selatan.dan Puskesmas Lainea. 2018. Laporan Bulanan Sistem Surveilans Terpadu Puskesmas Lainea Tahun 2018. Kabupaten Konawe Selatan.
  7. 7. Suyasa (2009) Hubungan Faktor Lingkungan dan Perilaku Masyarakat dengan Keberadaan Vektor Demam
  8. Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar Selatan. Skripsi. FIK Universitas Udayana Denpasar Bali. Di Akses April 2018
  9. 8. Waris L, Yuana WT. 2013. Pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap demam berdarah dengue di kecamatan batulicin kabupaten tanah bumbu provinsi Kalimantan Selatan. J of Epidemiologi and Zoonosis. 4(3):144-149. Di Akses April 2018