Main Article Content

Abstract

Berdasarkan observasi awal peneliti menemukan dari 10 pedagang Pasar lapulu yang diamati terdapat 5 pedagang (50%) yang membuang sampah sembarangan,40% yang mempunyai wadah sampah, 3 pedagang (30%) melakukan pemisahan antara sampah organik dan anorganik.Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan sarana dan prasarana pedagang dalam pengelolaan sampah di pasar Lapulu Kota Kendari.Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan secara crosssectional. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Chisquare. Populasi pada penelitian ini seluruh pedagang dipasar yang ada di pasar Lapulu Kota Kendari yang berjumlah sebanyak 390 Orang. Sampel sebanyak 77 orang yang diambil secara proportional random sampling.Hasil uji statistik dengan menggunakan analisis Chi Square pada α = 5 % dan df = 1, diperoleh nilai X2 hitung > X2 tabel (28,718 > 3,841) dengan koefisien kontigensi sebesar 0,521,hubungan yang cukup erat. Sedangkan Pengumpulan sampah diperoleh nilai X2 hitung > X2 tabel (23,284 > 3,841) dengan koefisien kontigensi sebesar 0,482,hubungan yang cukup erat. Dan penggangkut sampah diperoleh nilai X2 hitung > X2 tabel (22,755 > 3,841) dengan koefisienkontigensi sebesar 0,487,hubungan yang cukup erat.

Keywords

Pewadahan, Pengumpulan, Tempat Pembuangan Sementara (TPS), Pengangkutan Sampah dan Pengelolaan Sampah

Article Details

References

  1. 1. Digratara I Made B. Pengetahuan Mendaur Ulang Sampah Rumah Tangga Dan iat Mendaur Ulang Sampah. Jurnal Studi Manajemen & Organisasi Volume 10, Nomor 1, Januari, Tahun 2013, Halaman 1. Semarang.
  2. 2. Widyatmoko, Sintorini. 2002. Menghindari, Mengolah dan Menyingkirkan Sampah. Jakarta: Abadi
  3. Tandur.
  4. 3. Kementrian Lingkungan Hidup. Undang- Undang RepublikIndonesia Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah. Jakarta: Biro Hujum dan Humas.
  5. 4. Hadi, Sudharto P., 2014, Demensi Lingkungan Perencanaan Pembangunan, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. 5. Notoatmodjo.S, 2012, Metodologi Penelitian Kesehatan Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
  7. 6. Anwar Daud, 2005, Dasar - Dasar Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Lingkungan, FKM Unhas, Makassar.
  8. 7. Chandra, Budiman, 2007, Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan , Jakarta : EGC.
  9. 8. Damsar.2013. Pengantar Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Kencana
  10. 9. Febriani A.L. 2014. “Peningkatan Mendaur Ulang Sampah Rumah Tangga Dan Niat Mendaur Ulang Sampah”. Jurnal Tehnik Lingkungan Unand, (Online), Vol 9, No 1.
  11. 10. Irzam, Mohamad, 2015, Studi Pengelolaan Sampah Di Kelurahan Layana Kota Palu.
  12. 11. Mubarak, Wahid Iqbal dan Chayatin, Nurul, 2009, Ilmu keseahatan masyarakat : teori dan aplikasi, Jakarta :
  13. Salemba Medika.
  14. 12. Mulia, Ricki M., 2015, Kesehatan Lingkungan, Yogyakarta: Graha Ilmu.
  15. 13. Mukono, 2016, Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan, Airlangga University Press, Surabaya.
  16. 14. Notoatmodjo.S, 2007, Ilmu Kesehatan Masyarakat ,Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
  17. 15. Rasmah, 2014, Studi Sistem Pengelolaan Sampah Di Kota Pangkajene Kabupaten Pangkep, Makassar.
  18. 16. Sanropie D (1992). Pedoman Bidang Studi Perencanaan Penyehatan Lingkungan Pemukiman. Departemen
  19. Kesehatan R.I. Jakarta
  20. 17. Sudrajat, , 2014, Mengelola Sampah Kota, Jakarta: Penebar Swadaya.
  21. 18. Sugiyono, , 2011, Metode Penelitian Kuantitatif,kualitatif dan kombinasi, Bandung : CV Alfabeta.
  22. 19. Tosepu,Ramadhan. 2010. Kesehatan Lingkungan.Surabaya :Bintang
  23. 20. Tuti Kustiah, 2015, Kajian Kebijakan Pengelolaan Sanitasi Berbasis Masyarakat, Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman, Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pekerjaan Umum, Bandung.