Main Article Content

Abstract

Kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan adalah penyesuaian besaran tarif kapitasi berdasarkan hasil penilaian pencapaian indikator pelayanan kesehatan perseorangan yang di sepakati berupa komitmen pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Standar pencapaian indikator Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan yaitu meliputi Angka Kontak ≥ 150 permil, Rasio Rujukan Rawat Jalan Non Spesialistik < 5%, dan Rasio Peserta Prolanis Rutin berkunjung ke FKTP ≥ 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan serta mengevaluasi Sistem Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan di PuskesmasWua-Wua Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam. Informan pada penelitian ini berjumlah 4 orang yakni Kepala Tata Usaha, Bendahara BPJS, Pelaksana Program Prolanis dan PTM, dan 1 orang Dokter Umum yang di pilih dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan di Puskesmas Wua-Wua belum mencapai target, hal ini karena Angka Kontak Puskesmas Wua-Wua belum mencapai target pada zona aman dan rasio Peserta Prolanis Rutin Berkunjungke FKTP mencapai target pada zona aman. Diharapkan kepada Kepala Puskesmas Wua-Wua agar dapat melakukan optimalisasi penggunaan sarana kesehatan, agar kegiatan promotif dan preventif khusus kegiatan Prolanis dan kunjungan rumah dapat berjalan dengan optimal.

Keywords

Evaluasi sistem KBK angka kontak

Article Details

How to Cite
Musriani and Azlimin (2019) “EVALUASI SISTEM KAPITASI BERBASIS KOMITMEN PELAYANAN DI PUSKESMAS WUA-WUA KOTA KENDARI”, MIRACLE JOURNAL OF PUBLIC HEALTH, 2(2), pp. 181-191. Available at: https://mjph.stikes-mw.ac.id/index.php/mjph/article/view/104 (Accessed: 31March2020).

References

  1. 1. UU No. 36 tahun 2009. Tentang kesehatan. Depkes; 2009.
  2. 2. Thabrany H. dan Hidayat B, ed. Jaminan Pembayaran Kapitasi . FKM UI; 2001.
  3. 3. AIPHSS. Jaminan Kesehatan Nasional. 2014.
  4. 4. Martha, E dan Sudarti K. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Bidang Kesehatan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada; 2016.
  5. 5. Hilma, Faiza. Pelaksanaan Sistem KBK (Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan) Jaminan Kesehatan Nasional di Puskesmas Glugur Darat Medan. Universitas Sumatra Utara ; 2018.
  6. 6. Rahma, A. Implementasi Fungsi Pokok Pelayanan Primer Puskesmas Sebagai Gatekeeper dalan Program JKN (Studi di Puskesmas Juwana Kabupaten Pati). Universitas Diponegoro; 2015.
  7. 7. Leksana. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Rasio Rujukan Non Spesialistik Pasien BPJS Kesehatan Di Puskesmas Provinsi DIY dan jawa tengah, Yogyakarta. Universitas Gajah Mada; 2016.
  8. 8. Faulina, AC. Kajian Pelaksanaan Sistem Rujukan Berjenjang Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasonal (JKN) di UPT Pelayanan Kesehatan. Univesitas Jember; 2016.
  9. 9. Sari, NM. Analisis implementasi program pengolahan penyakit kronis (prolanis) BPJS Kesehatan pada Dokter Keluarga di Kabupaten Sukoharjo, Semarang. Universitas Diponegoro; 2015.